Sisi liar yang terpendam dan tertutupi oleh rasa sesak..
Sisi gelap yang menggrogoti jiwa, mengotorkan pikiran..
Tapi aku suka, aku menyenanginya..
Menangis dan terluka bukan hanya sesekali namun
berkali-kali..
Hanya karena hasrat yang tak tersalurkan dan terkekang dalam
raga yang rapuh..
Sedap dipandang mata namun memilukan untuk meresapi jiwa
Kala mata terpejam hanya nafsu yang terbayang
Entah sampai kapan
Hingga akhir akan bergumul sendiri dalam lumpur keserakahan
Manis dan pahit kehidupan tak sebanding dengan jerih lelah
raga yang beraktifitas
Pikiran tak akan berhenti tuk memberi pengharapan dan
keputusasaan
Laku pun tak akan mampu mengimbangi jiwa yang berontak
Kukungan yang rentan dan rawan memberikan peluang tuk
terlepas
Disini hanya kasih yang mustahil tuk digapai namun mudah tuk
diumbar
Tangis dan tawa adalah topeng yang tipis dan kokoh
Kuratapi kebahagiaan dan kukutuki kesukacitaan
Bukan orang dan kehidupan namun diri yang luka dan trauma
Bukan derita dan hikmah berkurang namun cinta tak terbalas
Salah siapa? Tidak ada gunanya mencari dan menjadi beban
Jalani dan bermimpi akan ada hari yang lebih memberi
pengajaran
Resapi dan nikmati bukan sendiri menantang pagi
Coba tuk menilai diri, tak ada nilai yang lebih dan tak ada
kurang yang merugi
Hati masih dimiliki dan kehidupan masih dihidupi